Konsisten atau Monoton?

Selamat sore pembaca,

Sore sore, menunggu buka puasa, di plasa kampus, semacam tempat duduk di areal kampus, sambil melihat anak anak yang main bola di depan perpustakaan kampus, sungguh, tiada lagi alasan untuk tidak bersyukur.

Yap, hari ini aku menjalani kehidupan baruku, yap, kemarin malam aku sudah merancang bagaimana aku menjalani hidupku selanjutnya, dan seperti biasa selalu ada penghalang ketika ingin memulai sesuatu hal. Yap, sebagai orang introvert disini, saya selalu terpikir dengan hal hal kecil dimana tidak tahu sebenarnya itu penting atau tidak, akan tetapi itu mengganggu pikiran ku. Ketika memulai membuat hal ini, aku berfikir, bagaimana kalau hidupku menjadi monoton? terjebak dengan jadwal yang aku buat sendiri, bagaimana kalau ingin terlepas akan jadwal yang mengikat ini? semua negative thinking ku keluar semua waktu malam kemarin, apalagi didukung dengan macetnya modem ku sehingga memang harus menggunakan seluruh pemikiran ini, kalau biasanya sih browsing. Tapi kata orang sih, perhatikan suatu hal menurut prioritas bro. Jadi, aku mulai invers pemikiran pemikiran negative ku tadi. Toh aku juga belum pernah konsisten gara gara kepikiran konsisten=monoton dan aku gak mau monoton, sekali sekalai nyoba konsisten gak apa apa kan ya, kan siapa tahu kalau pemikiranku selama ini adalah kesalahan. Lalu beranjak ke sisi positif, aku mengalami sedikit kendala yang menyebabkan banyak sekali kendala dalam hidupku. Yap itu yang aku ingin kurangi, dengan munculnya jadwal harian ku ini, harapannya sih waktu gabutku jadi berkurang dan jadi produktif, ehehe.

Banyak sekali waktu yang ternyata hilang gara gara facebook, beneran ini, aku scroll scroll saja tiba tiba 2 jam ku hilang tanpa hasil apapun, kan sedih. Dan dari jadwal ini, aku buat waktu ku untuk hal hal yang tidak berguna jadi hilang! buzzf (bayangin aja iklan nya om jin 76) wkwk

Kembali ke masalah konsisten tadi, yah di hari pertama implementasi jadwal harian ku gak buruk buruk banget sih, lumayan 78% dari jadwalku aku tepati. Well, itu termasuk bagus, dimana biasanya janji janji kepada diri sendiri yang sebenarnya sangat keren dan bagus sering aku ingkari.

sudah dulu ya, udah maghrib juga nih.

Selamat sore.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *