Jomblo

Assalamualaikum pembaca,

Gimana kabar? baik kan? Alhamdulillah, gimana perasaan kalian setelah membaca judul post ini? wkwk mungkin ada yang teringat masa jomblo, atau sedang menjalaninya, atau hanya tinggal kenangan? udah nikah gitu maksudnya.

Atau ada dari kalian yang mengelak, bukan jomblo tapi single? atau bujang? Sudahlah, itu semua sama saja, kalian boleh pakai salah satu kosa kata itu kok, semua juga boleh, wkwk

Oke sekarang kata jomblo nya diganti single aja yak, biar enak aja, hha

Sebagai single yang berpengalaman sejak lahir, yap, karena saya belum pernah pacaran, apalagi nikah, sebagai single tak ada yang perlu dikhawatirkan, kecuali memang kamu sudah berencana untuk menikah dan memantapkan diri untuk membuat sebuah keluarga baru. Sebenarnya saya itu single antara pilihan dan kenyataan, dimana ketika setiap mendapat pandangan mengenai perempuan yang potensial, dimana dia pasti sudah ada yang punya, mungkin inilah cara Allah agar saya tidak main main dulu, atau mungkin langsung serius, hha dan pada akhirnya menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, dengan begitu kita akan mendapat lingkungan yang baik untuk dipertemukan dengan calon pendamping kita kelak, logikanya sih gitu.

Terus apa? Ya terus kamu harus tetap semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri, ketika meningkat, maka mau tidak mau, kita akan mendapat lingkungan yang mana sesuai dengan tingkatan kualitas dirimu, dan dipertemukan pula dengan orang orang yang juga setingkat kualitasnya denganmu. Siapa tahu dari situ jodoh bertemu, btw kalau dibuat ceritanya bakalan bagus nih, 2 orang yang saling semangat untuk meningkatkan kualitas diri dan dipertemukan di perjalanan ketika proses meningkatkan kualitas diri. lalu berjalan bersama untuk bersama sama meningkatkan kualitas diri untuk bisa menjadi terbaik bagi sang pencipta. Sik iki kok ngelantur, wkwk

Intine sih gitu, kita hidup didunia ini bukan tanpa maksud, jadi jalani dengan makna, ikhlas, sabar dan telaten (Enak banget ya cuman nulis gitu, wkwk) Ya bagaimanapun kita tidak hidup tidak untuk senang senang saja, dan itu butuh perjuangan yang mana sebenarnya kita semua sanggup untuk menjalani itu semua karena tiada beban yang dibebankan kepada kita melebihi dari kemampuan kita.

Tetap semangat menjalani hidup, kenali arahmu, jika butuh bantuan, carilah, karena kitapun makhluk sosial yang mana harusnya bisa saling membantu satu sama lain.

Tapi sepertinya saya yang mulai kehilangan arah dalam menulis post ini, mulai sudah tidak relevan, wkwk yasudah sekian dulu tulisan ini,

Wasalamualaikum,

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *