GCw batch2 3/9

Nununut,

Ah, paling dari operator, kalau ngga terimakasih dari indoat, tawaran paket internet dari telkomsel. Sambil berfikir seperti itu, tanganku reflex untuk mengambil hape. Siapa tahu dari mbak mbak cantik, wkwk.

Ah, nomor tak dikenal, ada apa? Ternyata sms kalau aku diterima jadi peserta workshop GCw batch 2. Aku bahkan udah lupa kalau mendaftar GCw. Wkwk

GCw sendiri itu Global Competities Workshop, dimana acara itu diadakan oleh international office di ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember ya, bukan Institut Teknologi Surabaya, hha, dan pesertanya memang hanya untuk mahasiswa ITS saja.

Disana diajarkan bahwa kita sebagai mahasiswa, future leader bagi negara kita, bahwa internasionalisasi itu penting, dimana diluar sana akan banyak ditemukan pengalaman pengalaman baru dan menarik, apalagi dengan akan adanya AEC di tahun 2016 dan WTO yang kabarnya tahun 2020 akan dilaksanakan. Dunia bakalan borderless, dimana kita nanti harus mampu bekerjasama, beradaptasi, maupun berbaur dengan manusia dari belahan bumi manapun yang berbeda negara, beda disiplin ilmu, dan berbeda budaya. Disitulah awareness akan hal hal tersebut harus ditingkatkan agar kita  nggak  kaget maupun nggak siap akan kemungkinan yang akan timbul.

Disisi lain, seorang mahasiswa umur 20 tahun ini menemukan banyak mbak mbak mahasiswi yang istriable banget, yang sangat disiplin, punya kemauan, punya kepekaan, dan attitude yang terlihat. Walau hanya sekedar terlihat, tapi di workshop ini, para panitia yang cukup banyak perempuannya, menerapkan kedisiplinan yang cukup ketat, dan itu memang seharusnya kita lakukan, tapi melanggar hal tersebut adalah sudah menjadi kebiasaan di negara kita tercinta ini. Semisal telat, melanggar komitmen, menentukan prioritas, gak mempertanggung jawabkan apa yang sudah kita ambil, serta memperjuangkannya.

Dan, untuk kalimat pertama di paragraph atas ini jangan dianggap serius ya, wkwk sebagai insan manusia yang normal dan masih single ini tentunya juga mempersiapkan ibu untuk anak anaknya kelak, dan siapa bapak yang nggak mau memilih ibu terbaik bagi anak anaknya kelak? Hha

Di paragraph ini saya sadar bahwa saya telah banyak out of the topic, wkwk. Intinya di hari ke 3 dari 9 hari ini saya mendapat banyak pengetahuan, semangat dan ingat banyak hal yang dulu sudah pernah didapat, akan tetapi karena tidak di implementasi menjadi lupa.

Sekian tulisan ini, selamat sore dan selamat memantaskan diri.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *