JobSeeker Experience!

Hai! Assalamualaikum pembaca,

Dalam proses apply pekerjaan memang tak mudah bagi freshgraduate yang belum punya pengalaman atau yang punya pengalaman ga seberapa tapi pilih pilih (terus lihat cermin, lho gada cermin, terus hidupin webcam, nah itu).

Sebagai freshgraduate sendiri, saya memang pilah pilih lingkungan kerja, karena memang aku percaya lingkungan kerja bakal mempengaruhi bagaimana kita berkembang, selain itu, kita harus punya alasan untuk kerja disana, entah gaji, kenyamanan, visi atau yang lainnnya. Untuk awal boleh lah untuk ga sadar diri dengan kemampuan, dan perusahaan yang didaftari, karena memang untuk menusuk nurani bahwa seberapa tingkatan diri sendiri.

Mungkin sampai di pengiriman berkas resume dan portofolio, gagal, bisa jadi resume tersebut kurang menarik, sehingga ga dipanggil untuk proses selanjutnya, saran saya sih tambah tambahin portofolio yang relevan sama perusahaan yang didaftari atau di proses test, kalau habis test ga dipanggil bisa jadi kemampuan untuk mengerjakan test kamu kurang dari standart mereka, dan untuk bisa berada di standar mereka, bisa melalui analisa, seperti bidang, topik atau cakupan apa yang kudu dikuasai, selain itu, jika kamu lolos di tahapan test ini, selanjutnya bakal ada test live, yakni live coding atau test interview, disini kamu bakal diuji mengenai kemampuan kamu untuk menjelaskan dan bertemu langsung dengan senior programmer di perusahaan yang kamu tuju. Selain mental, kamu bakal diuji mengenai pengetahuan serta implementasinya. Kalau disini kamu lolos, selamat, kalau belum, aku rasa perlu penambahan experience lagi, dengan banyak studi kasus, karena terlihat bahwa perusahaan itu perlu kemampuan yang excelent. Jika kamu sudah lolos di bagian ini, oke banget. Siapin aja diri kamu apa adanya, karena mereka bakal ngeliat karakter kamu atau bisa jadi ngeliat motivasi kamu. Setelah itu, udah nego gaji dan tanya kapan siap kerja.

Udah gitu.

Ya udah gitu, karena pengalaman penulis cuman sampai situ aja, pernah sampai di bagian nego gaji, tapi ga sesuai, selain itu mentok di resume sama interview skill. Kayanya kalau dihitung itung udah sekitar 7 interview yang dijalani penulis, dan sekian banyak test assesment yang dijalani. Tapi ga ada ruginya menjalani semua proses tersebut, dikarenakan kamu bakal lebih paham dimana posisi kamu, apa yang kurang, dan apa yang perlu diperbaiki, serta sebagai penentu, jalan karir mana yang bakal kamu ambil. Seperti penulis yang sedang fokus pada bidang IT nih, spesialisasi di bidang ini cukup banyak, mulai dari full stack programmer, frontend engineer, backend engineer, database analyst, system analyst, system engineer, data analyst, web programmer, mobile programmer dan masih banyak lagi. Dan hebatnya, setiap spesialisasi tersebut membutuhkan keahlian pada tools serta ilmu tertentu yang beberapa ada irisannya dan beberapa juga ngga beririsan.

Seperti kata orang, kalau mau sukses, fokuslah pada satu bidang yang kamu kuasai. Kaya kehidupan, ketika uang pas pasan, kemampuan pas pasan, dan muka pas pasan, di dunia kerja bakal kalah sama yang uang minim, kemampuan diatas standar, dan muka pas pasan, dan kemampuan itu yang bakal meningkatkan value dari uang, dan kalau uangnya yang diatas standar, bisa buat naikin kemampuan, misal kursus atau apalah usaha. dan intinya, berusahalah untuk berada diatas standar, capailah optimum, dan dekatilah maksimum.

Dan sekarang, penulis masih berproses.

Good Luck! dan tetap berproses!